Usaha di Kampung yang Menjanjikan Modal kecil Hingga Tanpa Modal

Usaha di Kampung yang Menjanjikan Modal kecil Hingga Tanpa Modal

Usaha Di Kampung Paling Untung – Berbisnis pada dasarnya menempatkan nilai pada pemenuhan kebutuhan masyarakat. Nilai yang dimaksud adalah materi yang dihitung dengan nominal uang. Dengan berfokus pada pemenuhan kebutuhan masyarakat maka dimanapun tempat, selalu ada peluang usaha baik itu di kampung, pinggiran sungai, pantai maupun di kota.

Setiap daerah memiliki ciri khas, kendala serta sumber daya yang berbeda-beda. Desa dan kota tentu saja memiliki ciri dan kebutuhannya masing-masing.

Maka, produk yang dijual agar laku di kampung harus sesuai dengan apa yang dibutuhkan oleh penduduk kampung. Sebaliknya, apa yang dijual di daerah perkotaan maka haruslah sesuatu yang dibutuhkan oleh masyarakat perkotaan.

Cara Usaha di Kampung Membaca Peluang Bisnis

Berbicara tentang Usaha Paling laris Di Kampung, maka ada baiknya anda mempertimbangkan beberapa aspek sebelum anda menentukan jenis usaha di kampung. Berikut ini adalah beberapa cara usaha kecil kecilan di desa diantaranya:

1. Kebutuhan Di Kampung

Anda tidak tepat berbicara tentang game online di desa yang bahkan tak ada jaringan internet. Atau, anda berusaha membangun bisnis desain web dan menawarkannya di daerah yang sekolahnya saja masih berdinding bambu.

Namun, ketika anda menjalankan usaha transportasi di daerah yang masih jarang adanya kendaraan bermotor, maka usaha anda akan laris di kampung. Untuk mendapatkan ide usaha paling laris di kampung, maka usahakan carilah peluang usaha di desa yang dibutuhkan oleh masyarakat perkampungan.

Anda bisa menilai dengan memposisikan diri sebagai orang lain. Apa sekiranya kebutuhan yang anda butuhkan ketika anda hidup di desa dan kebutuhan tersebut masih belum tersedia atau setidaknya masih sangat sulit didapatkan.

Anda akan kesusahan menjalankan peluang usaha di desa jika anda memilih bisnis laundry sementara kondisi masyarakat masih lebih menyukai mencuci manual karena banyaknya sungai dan air. Namun, anda akan sangat sukses jika anda menjalankan bisnis bimbingan belajar di desa yang berkembang.

Bisnis berbasis kebutuhan akan memaksa calon penerima manfaat untuk rela mengeluarkan uangnya untuk apa yang mereka butuhkan.

2. Daya beli Masyarakat

Jika anda ingin mencari produk apa yang laku dijual di kampung, maka sesuaikanlah dengan daya beli masyarakat perkampungan. Saat anda menjual berlian seharga 1 Milyar di daerah perkampungan, tentu saja masyarakat menginginkannya, namun mereka tidak dapat membelinya.

Bahkan, anda bisa menjalankan usaha di desa hanya dengen menjual produk imitasi. Produk imitasi atau produk tiruan akan laris di daerah perkampungan karena harganya yang lebih murah.

Para pebisnis yang sukses, selalu teliti dalam menentukan target pasar. Mereka bisa membedakan pembeli potensial yang akan terus membeli produk mereka.

Mempertimbangkan daya beli masyarakat akan sangat membantu anda dalam menentukan targeting pasar yang selanjutnya akan melancarkan proses promosi usaha anda.

3.Untung Kecil Tapi Banyak, Atau Untung Besar tapi pembelian Kecil?

Ada dua hal yang seringkali menjadi pertimbangan terkait besar kecilnya untung dan intensitas penjualan. Anda bisa menjual produk yang murah dengan margin kentungan kecil namun intensitas atau frekuensi pembelian dilakukan secara berulang ulang seperti jualan sembako. di kampung.

Atau berjualan produk yang memiliki margin keuntungan besar namun hanya dibutuhkan setahun sekali atau bahkan sekali seumur hidup seperti perhiasan.

Mana yang akan anda jadikan sebagai usaha yang laris dikampung tentu saja disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat dan daya beli mereka. Oleh karena itu, sangat penting untuk melakukan survei pasar terlebih dahulu.

4. Analisa SWOT

Dalam dunia bisnis, dikenal istilah SWOT. Analisa SWOT merupakan kaidah pengambilan keputusan bisnis dengan bertumpu pada empat pilar utama yaitu Strength, Weakness, Opportunity dan Threatment yang disingkat menjadi SWOT.

Strength adalah pertimbangan mengenai apa kekuatan anda, kemampuan anda, sumber daya alam di daerah anda yang mendukung peluang usaha di desa.

Weakness adalah kebalikan dari strength. Apa kelemahan dari usaha di kampung yang ingin anda jalankan.

Opportunity merupakan kesempatan, probabilitis kemungkinan untuk sukses. Contohnya masih banyaknya masyarakat kampung yang tidak memiliki kendaraan, maka usaha transportasi menjadi salah satu alternatif yang memiliki peluang besar untuk sukses.

Selain itu semisal bisnis PPOB di daerah yang belum ada pembayaran listriknya. masyarakat harus ke kota untuk membayar listrik. Jika anda bisa memotong jarak yaitu dengan membuka loket PPOB di desa, maka anda bisa sukses dalam meraup untung dari usaha kecil-kecilan di desa.

Threatment merupakan kendala-kendala yang mungkin terjadi dalam perjalanan usaha anda.

Keempat pilar diatas, bisa anda gunakan untuk mempertimbangkan peluang usaha di desa terpencil maupun peluang usaha di desa berkembang.

Usaha Di Kampung Paling Laris

Bisnis di desa sebenarnya masih sangat memungkinkan dengan menyajikan banyak ide usaha. Beberapa peluang usaha paling laris di kampung adalah sebagai berikut :

1. SPBU Mini

Di kota, SPBU Mini bukan lagi hal aneh. Beberapa pertamini kini bertebaran di jalan-jalan. Namun, di desa, SPBU Mini masih terhitung jarang.

Dengan modal sebesar Rp. 15 Juta, anda bisa mendirikan usaha SPBU Mini. Di kutip dari media online merdeka.com, Himpunan Wiraswasta Nasional Minyak dan Gas Bumi ( Hiswana ) menargetkan pada tahun 2017 ada sekitar 2000 SPBU Mini yang tersebar di Jabodetabek

Program SPBU mini diinisiasi oleh Hiswana Migas dengan bekerja sama dengan Pertamina Retail dengan mengeluarkan produk G-LITE. G-Lite merupakan salah satu varian produk jenis pertamina yang mengandung kadar oktan 90 yang mana dapat disejajarkan seperti pertalite.

Menurut keterangan, harga BBM tesebut dari Pertamina hingga ke retail sebesar Rp. 7.500 dan dijual Rp. 9.000. Dengan begitu, margin keuntungan per liternya sekitar Rp. 1.500. Margin tersebut dapat ditingkatkan jika terdapat faktor tambahan seperti angkutan atau transportasi.

Jika desa anda memang jauh dari SPBU, membuka SPBU Mini menjadi salah satu ide usaha yang potensial mengingat penjualan motor per Februari 2018 mencapai 922.123 unit. Angka ini menjadi angka tertinggi di Asean.

namun perlu anda catat, bahwa ada dua jenis SPBU Mini yang beredar di pasaran. Legal dan Ilegal. Untuk itu, berhati-hatilah dalam membeli Booth SPBU Mini.

2. Jual Beli Barang Bekas

Saat daya beli masyarakat masih rendah. Salah satu alternatif untuk mendapatkan barang yang dibutuhkan adalah dengan membeli produk bekas layak pakai.

Peluang usaha ini dapat anda ambil untuk menambah pendapatan sebagai usaha sampingan ibu rumah tangga, karyawan atau mahasiswa maupun sebagai usaha utama yang anda jadikan sebagai mata pencaharian.

Mungkin bagi beberapa orang, usaha ini terlihat sepele, rendah dan tidak layak dijalankan. Namun, tahukah anda, usaha jual beli barang bekas di kampung ini dapat memberikan margin keuntungan yang besar.

Namun, anda perlu teliti dalam menasir harga bekas. Perlu diketahui bahwa untuk produk elektronik. Meskipun produk tersebut baru dibelli sehari sebelumnya dan belum pernah digunakan, maka harga bekas produk akan turun drastis.

3. Pengepul Rongsok

Nama Suwaji mungkin masih asing di telinga anda. Beliau adalah contoh pengusaha sukses yang memulai dari nol sebagai seorang pemulung. 11 Tahun yang lalu, mereka hanya pemulung yang mendapatkan uang 2500 perminggu. Sekarang, Mas Puji-nama panggilan mas Suwaji-bersama sang instri dapat menelurkan rupiah hingga ratusan juta dalam satu bulan.

Di Pekalongan, salah satu sahabat saya juga memulai perjalanan usahanya sebagai seorang pemulung. Dia sering berkeliling menggunakan sepeda untuk mengumpulkan rongsok atau barang bekas yang tidak terpakai.

Sedikit-demi sedikit, penghasilan yang ia kumpulkan, dia jadikan modal untuk membeli barang rongsokan dari para pemulung di kampung.

KIni, satu rumah dan sebuah mobil berhasil dia beli untuk keperluan pribadinya. Satu mobil Pick Up terbuka menjadi inventaris usaha yang dijadikan sebagai alat angkut barang rongsokan.

Kisah-kisah di atas atalah fakta. Nyata terjadi disekitar kita. Ide usaha yang dianggap rendah, nyatanya bisa menghasilkan uang hingga ratusan juta rupiah dan bahkan melebihi pekerjaan terhormat dengan dasi dan jas.

Untuk memulai usaha ini, anda bisa memulainya dengan belajar dari tempat pengepul sampah di sekitar anda. Menaksir harga rongsokan serta membangun jaringan usaha adalah hal penting yang harus anda kuasai.

Harga barang bekas khususnya rongsok seperti kertas bekas, plastik atau botol relatif fluktuatif. Karenanya, ada strategi tersendiri untuk mengantisipasi perubahan harga disaat anda mengepul rongsok.

Untuk memulai usaha di desa, anda bisa menjadi yang pertama membangun usaha paling laris di kampung. Misalnya warnet atau konter pulsa. Selalu sesuaikan dengan kondisi masyarakat anda. Jangan sampai kemudian anda menjual produk yang terlalu maju untuk dijual di desa.

Namun, anda jangan terlalu takut untuk memulai usaha yang sekiranya dapat anda jalankan seiring dengan majunya teknologi. Disinilah insting bisnis diperlukan.

0